2:31 pm - Thursday April 24, 2014

Dua CABUP Perseorangan Biak Lolos Verifikasi Faktual

images

Biak, 5/7 (Nyana News) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, meloloskan dua pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) jalur perseorangan, yakni Prof Dr Yohana Yembise dengan Frits G Senandi dan Dr Lamech Ap dengan Willem K Rumpaidus pada hasil akhir verifikasi faktual.

Ketua KPU Biak Milliam Tiblola di Biak, Jumat mengatakan dua pasangan cabup perseorangan Yohana Yembise/Frits G Senandi lolos verifikasi faktual dengan dukungan 14.057 KTP, sedangkan pasangan Lamech Ap/Willem Rumpaidus dengan 13.955 dukungan KTP.

“Kedua pasangan cabup perseorangan melewati syarat minimal 6,5 persen atau 10.084 dukungan KTP sehingga lolos verifikasi faktual,” ungkap Ketua KPU Milliam Tiblola.

Sedangkan satu calon perseorangan lain Hengky Wakum dengan Lazaris Bosyeran tidak mencukupi dukungan minimal karena hanya menyerahkan dukungan verifikasi sebanyak 6.478 KTP.

Ia mengemukakan, selain dua cabup perseorangan yang lolos verifikasi faktual KPU juga meloloskan empat pasangan yang diusung gabungan partai politik di Biak Numfor.

Empat pasangan cabup parpol yang dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal 15 persen yakni pasangan Nehemia Wospakrik/Adni Firman Madjadi (Golkar dan PKB), Yotam Wakum/Mahasunu (koalisi PDIP, PAN, PDK).

Pasangan Habel Rumbiak dengan Max Krey (Demokrat dan PDS) dan pasangan Yesaya Sombuk dengan Tomas Ondik (koalisi PNIM, Republikan, Barnas, PPP, Pelopor dan PKPB).

Ia mengakui, sebelum ditetapkan menjadi calon tetap peserta Pilkada Biak, dua pasangan cabup perseorangan dan empat pasangan cabup dukungan koalisasi parpol akan mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak, 22 – 23 Juli 2013.

“Untuk tes kesehatan Cabup Biak KPU sudah menjalin kerja sama dengan manajemen RSUD dan Ikatan Dokter Indonesia,” ujar Ketua KPU Milliam Tiblola.

Berdasarkan jadwal tahapan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Biak Numfor akan berlangsung 10 September 2013.(Muhsidin)

Filed in: Politik